Pages

Thursday, January 26, 2012

Struktur Membran Fabric sebagai Elemen Estetis pada Bangunan Pasar, Studi Kasus: Kios Taman Pondok Labu, Jakarta Selatan

Abstrak ini diambil dari makalah yang merupakan tugas dari mata kuliah Arsitektur dan Teknologi, SAPPK, Institut Teknologi Bandung tahun 2010, ditulis oleh Alia Widyarini Hapsariniaty.


Struktur tension atau tensile merupakan teknologi bangunan yang mulai banyak digunakan di Indonesia. Struktur ini merupakan sintesis dari bentuk struktural dan arsitektural yang memiliki fungsi lain yaitu sebagai elemen estetis dalam bangunan. Selama ini, pasar merupakan bangunan yang memiliki stereotipe negatif terutama dilihat dari kualitas bangunannya. Oleh karena itu, makalah ini berusaha membahas bangunan pasar yang menggunakan struktur membran fabric pada sebagian penutup atapnya, yaitu Kios Taman Pondok Labu, dimana persepsi yang didapatkan dari bentukan struktur ini berbanding terbalik dengan persepsi terhadap pasar selama ini. Penulis berusaha untuk mengetahui penggunaan struktur membran fabric pada bangunan pasar, kaitannya dengan fungsi utamanya sebagai penutup atap dan elemen estetis pada bangunan.


Metode yang digunakan adalah berupa kajian teoritis, observasi langsung ke lapangan, dan wawancara langsung dengan pengembang pasar tersebut. Hasilnya dapat disimpulkan bahwa penutup atap dengan struktur membran fabric di Kios Taman Labu ini, selain berfungsi sebagai penutup atap, juga merupakan elemen estetis pada bangunan yang memperkaya ruang dan ekspresi pada bangunannya. Sebagai salah satu alternatif struktur untuk penutup atap, struktur membran fabric memiliki kelebihan dan kelemahan. Kelebihannya yang mampu memberikan wajah bangunan yang lebih menarik harus direncanakan dengan baik karena struktur membran fabric ini sangat mahal dari segi harga dan sangat peka terhadap angin. Namun, pada penggunaannya akan memberikan ekspresi yang sangat berbeda yang akan membedakannya dengan bangunan-bangunan lain yang memakai struktur konvensional.

No comments: