Menurut Creswell adalah rangkaian kegiatan mengumpulkan data, analisis data, dan interpretasi hasil analisis untuk mendapatkan pengetahuan baru. Menurut Snyder (1984), research as systematic inquiries directed towards the creation of knowledge.
2. METODOLOGI PENELITIAN
Pengetahuan tentang metode pengumpulan data dan analisis data, sedangkan menurut Creswell adalah strategies of inquiries
3. METODE
Menurut Creswell metode adalah prosedur yang mendetail mengenai pengumpulan data, analisis, dan penulisan (pada riset)
4. ANALISIS
Kegiatan untuk menemukan pattern atau ciri khas dalam data (kolektif)
5. CIRI KHAS PERSPEKTIF POST-POSITIVISM
- Ada kausalitas (sebab-akibat)
- Reduksionisme, yaitu hanya variabel-variabel tertentu yang dilihat, tidak semuanya
- Observasi empirik
- Kuantitatif
6. CIRI KHAS PERSPEKTIF SOCIAL CONSTRUCTIVISM
- Subjektif
- Kompleks, yaitu variabel-variabelnya tidak ditentukan
- Tidak reduksionis, tapi keutuhan (holistik)
- Interaksi penting
- Hasil dari penelitian berupa story telling (berupa kata-kata)
7. CIRI KHAS PERSPEKTIF ADVOCACY/PARTICIPATORY
- Political
- Empowerment issue-oriented
- Collaborative
- Change oriented
8. CIRI KHAS PERSPEKTIF PRAGMATISM
- Consequences of actions
- Problem-centered
- Pluralistic
- Real-world practice oriented
9. PERBEDAAN RISET KUALITATIF DAN KUANTITATIF
- Langsung berada pada lokasi/objek yang diamati
- Sebagai outsider (unnoticed) atau insider (living in) atau untuk mencari jejak
- Terstruktur
- Pengumpulan informasi primer
- Pengumpulan informasi primer
- Terstruktur, semi terstruktur, tidak terstruktur
- Dilakukan kepada penghuni, pengguna, dan konsumen
- Pengumpulan informasi primer
- Termasuk ke dalam observasi
- Terstruktur
- Peneliti merupakan outsider (unnoticed)
- Untuk tracking berupa track path dan traces
- Hasilnya berupa map sketch, pattern kegiatan, clues of behaviour pattern, dan identifikasi gerakan dan sirkulasi
- Pengumpulan informasi primer
- Peneliti merupakan insider
- Memberikan urutan berdasarkan suatu kategori tertentu, misalnya preferensi
- Terdiri atas directed sort dan free sort. Directed sort, kategori pengurutan telah ditentukansebelum melakukan sorting oleh peneliti, sedangkan free sort kategori pengurutan tidak ditentukan oleh peneliti tetapi berdasarkan responden.
- Mencari kata kunci atau ciri khas
- Mengelompokkan menjadi kategori, yaitu kata kunci yang mirip dijadikan satu kategori diwakili oleh kata kunci sendiri
- Menghitung kata kunci atau ciri khas yang paling sering muncul
Riset Kuantitatif
Post-positivism
|
Riset Kualitatif
Social
Constructivist
|
Objektif
|
Subjektif
|
Reduksionis
|
Kompleks
atau keutuhan
|
Hasil
riset berupa numerik (angka/nilai)
|
Hasil
riset berupa teori atau story
|
Variabel
ditentukan di depan, sebelum pengumpulan data, yang dicari hubungan antar
variabel
|
Variabel
tidak ditentukan, peneliti tidak tahu apa yang akan dijawab responded
|
Variabelnya
diketahui, hanya hubungan antar variabel yang belum diketahui
|
Sebelumnya
tidak tahu menjadi tahu
|
Terdapat
hipotesis
|
Tanpa
hipotesis
|
Verifikasi
teori
|
Membuat
teori baru
|
Intervensi
dari peneliti sedikit, biasnya sedikit
|
Intervensi
dari banyak tempat, biasnya banyak
|
Interpretasi
setelah hasil statistiknya jadi
|
Interpretasi
dari awal
|
Konfirmatif,
menstrukturkan faktor
|
Eksploratif,
mencari dan menggali segala macam kemungkinan yang dapat menjelaskan fenomena
|
Close ended
|
Open ended
|
1. CIRI KHAS METODE PENGUMPULAN DATA OBSERVASI
2. CIRI KHAS METODE PENGUMPULAN DATA SURVEI
3. CIRI KHAS METODE PENGUMPULAN DATA MAPPING
4. CIRI KHAS METODE PENGUMPULAN DATA SORTING
5. CIRI KHAS METODE PENGUMPULAN DATA ARSIP
Pengumpulan informasi sekunder
6. TIGA LANGKAH CONTENT ANALYSIS
Menurut Neuman (2006), content analysis adalah suatu teknik untuk meneliti isi atau informasi dan simbol yang terkandung di dalam dokumen tulisan atau media komunikasi, seperti foto, film, lirik musik, dan iklan. Dalam melakukan content analysis, peneliti mengidentifikasi materi yang dianalisis dan kemudian membuat sistem tertentu untuk merekam aspek spesifik dari isinya, seperti tiga langkah yang telah disebutkan di atas. Pada umumnya pada saat analisis menggunakan grafik atau chart. Content analysis merupakan metode nonreactive karena yang membuat data untuk dianalisis tidak mengetahui bahwa hal tersebut diteliti.
No comments:
Post a Comment